Aroma tanah basah dan sisa puing-puing banjir bandang masih menyeruak di salah satu nagari terdampak di Kabupaten Solok. Di antara deretan rumah warga yang terendam lumpur pekat setinggi lutut, puluhan personel Satuan Brimob Polda Sumatera Barat bergerak menyusuri pemukiman.
Tanpa canggung, para prajurit baret teratai ini langsung berbaur dengan warga, menyingsingkan lengan baju untuk memulai aksi pembersihan.
Fokus utama pasukan kali ini adalah kediaman para lansia dan keluarga terdampak parah yang kesulitan membersihkan rumahnya sendiri. Membawa sekop, cangkul, ember, serta selang dari mesin pompa air bertekanan tinggi, personel Brimob membagi tugas secara cekatan. Sebagian menyisir bagian dalam rumah untuk mengeluarkan perabotan yang tertimbun endapan tanah, sementara yang lain berjibaku menguras air dan mengikis lumpur tebal yang mulai mengering di lantai.







