Korps Brimob Polri terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang berorientasi pada peningkatan kompetensi, pembentukan karakter, dan penguatan kepemimpinan. Komitmen tersebut tercermin dalam penutupan Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Dasar Brimob bagi Perwira Remaja Akpol Angkatan ke-58 yang dipimpin Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Victor Alexander Lateka.
Sebanyak 282 perwira remaja resmi menyelesaikan Dikbangspes Dasar Brimob Tahun Anggaran 2026 setelah menjalani proses pendidikan selama 56 hari. Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Tribrata Pusdik Brimob Lemdiklat Polri, Watukosek, Jawa Timur, Kamis (15/10/2026).
Upacara berlangsung khidmat, diawali dengan persiapan pasukan, masuknya Komandan Upacara ke lapangan, serta laporan Perwira Upacara. Inspektur Upacara kemudian tiba dan menerima penghormatan pasukan, dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Brimob.
Rangkaian kegiatan berlanjut dengan laporan kesiapan pasukan oleh Komandan Upacara dan pemeriksaan pasukan. Setelah pembacaan laporan singkat pelaksanaan pendidikan, Inspektur Upacara secara resmi menyatakan penutupan Dikbangspes Dasar Brimob Perwira Remaja Akpol Angkatan ke-58.
Prosesi dilanjutkan dengan penanggalan tanda siswa, penyematan tanda pangkat, pemasangan baret dan Pin Roda Kompas, pengalungan medali, serta penyerahan ijazah oleh Inspektur Upacara. Momen ini menandai berakhirnya masa pendidikan sekaligus menjadi awal tanggung jawab baru bagi para perwira remaja dalam mengemban tugas sebagai anggota Korps Brimob Polri.
Rangkaian upacara kemudian diisi dengan penyampaian amanat Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat yang dibacakan oleh Wadankorbrimob Polri. Kegiatan ditutup dengan menyanyikan Andhika Bhayangkari, laporan Komandan Upacara, penghormatan pasukan, menyanyikan Hymne Brimob, dan doa.
Dalam amanatnya, Dankorbrimob menegaskan bahwa pendidikan tersebut bukan sekadar menguji kemampuan fisik atau menyelesaikan materi latihan, tetapi juga membentuk karakter, kematangan emosional, kemampuan bekerja sama, serta ketepatan mengambil keputusan dalam situasi penuh tekanan. Seluruh aspek tersebut menjadi bekal penting bagi perwira remaja untuk menjalankan fungsi kepemimpinan secara efektif di lapangan.
“Para perwira remaja diingatkan bahwa pangkat dan kewenangan kalian harus senantiasa diiringi dengan karakter, kompetensi, keteladanan, serta tanggung jawab. Seorang pemimpin dituntut hadir bersama anggotanya, berani mengambil keputusan, serta mengutamakan keselamatan dan kepentingan pelaksanaan tugas,” tegas Wadankorbrimob.
Pada kesempatan tersebut, apresiasi turut diberikan kepada tiga peserta didik terbaik dalam bidang mental kepribadian, jasmani, dan akademik. Capaian ini menjadi bukti pentingnya keseimbangan antara pembinaan karakter, kesiapan fisik, dan penguasaan pengetahuan. Prestasi tersebut juga diharapkan memacu seluruh perwira remaja untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan memberikan kontribusi terbaik dalam setiap penugasan.
“Ke depan, para Perwira Remaja Akpol Angkatan ke-58 saya harapkan mampu mengimplementasikan seluruh ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk memperkuat kesiapan operasional Polri, baik di wilayah perkotaan, pedalaman, perbatasan, kepulauan, maupun daerah dengan tantangan keamanan yang kompleks,” ujar Irjen Pol. Victor.
Melalui pendidikan ini, Korps Brimob Polri berharap para perwira remaja mampu menjadi pemimpin lapangan yang kompeten, berkarakter kuat, dan menjunjung tinggi etika profesi. Dengan mengedepankan ketegasan yang terukur, keberanian yang bertanggung jawab, serta pendekatan yang mengutamakan nilai kemanusiaan, para perwira diharapkan dapat menjalankan tugas secara optimal dengan tetap berpedoman pada hukum dan kepentingan masyarakat.







